![]()
Koto Baru (26/08/2015). Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-70 yang bertepatan dengan tanggal 17 Agustus 2015 serta hari jadi Mahkamah Agung RI yang ke 70 yang bertepatan dengan tanggal 19 Agustus 2015, Pengadilan Negeri Koto Baru melakukan serangkaian kegiatan yang mana kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 26 Agustus 2015.
Adapun kegiatan serta perlombaan yang diadakan dibagi atas dua jenis kriteria, yaitu perlombaan yang dilakukan secara kelompok dan perlombaan yang dilakukan individu, adapun perlombaan yang dilakukan secara kelompok diantaranya Lomba Pacu Karung, Lomba Membawa Kelereng dengan Sendok, Lomba Menangkap Belut dan Lomba Sepakbola Ria, sedangkan perlombaan yang dilakukan secara individu yaitu berupa lomba akan kerupuk dan lomba mengambil koin pada semangka yang telah dilumuri cokelat. Dari masing-masing jenis kegiatan perlombaan tersedia hadiah yang diberikan kepada pemenang pertama, kedua dan ketiga. Terdapat pula hadiah diluar perlombaan yaitu hadiah yang diberikan kepada peserta tervaforit.
Acara perlombaan tersebut dibuka secara langsung oleh Ketua Pengadilan Negeri Koto Baru, Bapak SAPTA DIHARJA,SH.,M.Hum. Dalam kegiatan perlombaan tersebut menjadi pesertanya adalah seluruh jajaran Pengadilan Negeri Koto Baru, seperti yang disampikan oleh Bapak Ketua Pengadilan Negeri Koto baru dalam kata-kata Pembukaannya “ Kegiatan ini diharapkan kita semua khususnya warga Pengadilan Negeri Koto Baru untuk bisa menjaga nama baik Mahkamah Agung RI khususnya Pengadilan Negeri Koto Baru baik didalam maupiun diluar serta memberikan pelayanan yang prima kepada para pencari keadilan karena dengan kegiatan seperti ini secara tidak langsung akan memupuk rasa kekompakan, jiwa sportifitas yang tinggi, dan meningkatkan semangat kerja”.
Perlombaan ini berlangsung dengan meriah dan didukung oleh cuaca yang bersahabat, kegiatan ini ditutup dengan penyerahan hadiah serta makan bersama, diharapkan kegiatan serupa ini akan terus terlaksana dan terdapat peningkatan dari tahun ke tahun, karena inti dari perlombaan ini bukanlah siapa pemenangnya melainkan lebih kepada rasa kekompakan dan rasa kekeluargaan yang selama ini telah terjalin.

